Skip to main content

Posts

Terlalu Doyan Kopi? Jangan-jangan Anda Ilmuwan!

Kopi adalah minuman yang sangat populer dan tak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Banyak penyuka kopi menganggapnya sebagai kebutuhan harian yang tak bisa ditinggalkan. Sedemikian hobinya terhadap minuman yang satu ini sehingga secangkir kopi menjadi hal wajib untuk tersaji.

Sebagian penikmat Kuliner Ciamis, tergambar dalam komunikasi di dunia maya, juga menyukai kopi sebagai minuman favorit. Beragam jenis kopi memang mudah didapatkan saat ini, dari mulai kopi hitam yang dipilih jenis dan mereknya, diaduk sendiri menggunakan takaran kebiasaan masing-masing, maupun kopi instant yang memiliki komposisi tetap sesuai racikan pabriknya.

Apakah sahabat Kuliner Ciamis termasuk penyuka berat minuman kopi? Berapa cangkir atau gelas kopi yang Anda habiskan setiap hari? Nah, sebuah berita singkat padat yang ditulis Sindo Trijaya memberikan informasi menarik.

Ternyata menurut sebuah survei yang digelar situs Careerbuilder, menyimpulkan bahwa ilmuwan adalah kelompok pekerja yang paling ba…
Recent posts

Manfaat Terasi dan Kandungan Gizinya

Apakah Anda termasuk pencinta sambel terasi? Terasi atau tarasi dalam bahasa Sunda, termasuk diantara komponen penting penentu citarasa makanan rakyat yang sangat populer. Meski penggunaannya dalam makanan relatif sedikit, tetapi terasi memiliki fungsi penting karena rasa dan bau yang dibawanya.

Terasi menurut Blog Kosmoliner adalah produk awetan dari ikan atau udang rebon segar yang telah diolah melalui proses pemeraman atau fermentasi, disertai dengan proses penggilingan dan penjemuran yang berlangsung relatif lama (sekitar 20 hari). Terasi umumnya berbentuk padat, teksturnya agak kasar, dan mempunyai kekhasan berupa aroma yang tajam namun rasanya sangat gurih.

Terasi yang diperdagangkan secara umum dapat dibedakan menjadi dua macam berdasarkan bahan bakunya, yaitu terasi udang dan terasi ikan. Terasi udang biasanya memiliki warna cokelat kemerahan, sedangkan terasi ikan berwarna kehitaman. Seperti telah disebutkan diatas, idealnya bahan baku pembuatan terasi adalah ikan atau udang …

37 Tahun Gorengan Komar

Usaha kecil di bidang kuliner tumbuh dan berguguran seiring irama waktu. Bertahan dan tumbuh dalam iklim persaingan merupakan keniscayaan untuk menopang kehidupannya. Salut dan penghargaan layak diberikan pada kiprah Gorengan Komar yang sekarang ini memasuki 37 tahun perjalanannya menyediakan alternatif kuliner khas di kota Ciamis.

Berikut ini liputan harapanrakyat.com mengenai profil usaha kecil tersebut, dibawah tajuk aslinya: 36 Tahun Pertahankan Ciri Khas Gorengan ‘Unyil’ sebagaimana terdapat di harapanrakyat.com.

Berangkat dari pemikiran ingin menjual makanan yang murah dan bisa terjangkau oleh masyarakat kecil, Komar (68), warga Lingkungan Bojonghuni Kelurahan Maleber Kecamatan Ciamis, membikin ide cemerlang. Dia mencoba menjual gorengan ‘unyil’ dengan harga murah. Ya, gorengan ‘unyil’ itu terdiri dari gorengan tempe, balabala, gehu dan combro dengan ukuran serba kecil.

Memang, jika sepintas dilihat dari ukurannya, sebenarnya tidak lazim dengan ukuran gorengan pada umumnya. Kar…

Memilih Makanan Sehat Saat Berpuasa

Sahabat Kuliner Ciamis, pemilihan menu makanan untuk sahur dan berbuka, serta yang dikonsumsi pada waktu diantara kedua saat penting tersebut, ternyata akan menentukan kondisi tubuh kita di bulan ramadhan yang suci ini. Bagaimana seharusnya kita memilih makanan pada bulan ini?

Sebuah artikel dari detikfood.com semoga menjadi bahan pencerahan bagi kita. Meski puasa sudah berlangsung sepertiga masa, tetapi tidak terlambat jika kita ingin memperbaiki kebiasaan kita sehari-hari agar tubuh terasa fit dan segar. Khazanah makanan dari kuliner Ciamis dapat diandalkan untuk memenuhi pola konsumsi makanan yang sehat di bulan suci.

[Eka Septia Wulan - detikFood] Jakarta - Merasa lelah dan cepat lapar di bulan puasa? Coba perhatikan menu sahur Anda. Bisa jadi salah satu jenis makanan yang Anda makan justru membuat Anda merasakan lapar lebih cepat. Selain makanan, minuman juga bisa membuat Anda dehidrasi sebelum waktu berbuka.

Masalah kesehatan pada manusia biasanya timbul karena faktor makanan ya…

Geuning, Sampeu Oge Ngimpor Keneh!

[Ramdhania El Hida - detikFinance] Jakarta - Meskipun singkong merupakan makanan ciri khas RI, rupanya negeri tercinta kita ini masih melakukan impor singkong dari negara Italia dan Cina. Padahal, singkong merupakan makanan pokok ketiga di Indonesia setelah beras dan jagung.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip detikFinance Minggu (7/8/2011), Indonesia mengimpor ubi kayu dengan total 4,73 ton dengan nilai US$ 21,9 ribu dari Januari hingga Juni 2011. Negara Italia merupakan negara dengan nilai terbesar yaitu US$ 20,64 ribu dengan berat 1,78 ton. Sedangkan Cina merupakan negara penyuplai ubi kayu impor terbesar yaitu 2,96 ton dengan nilai US$ 1.273.


Selain itu, meskipun memiliki Pulau Garam, Indonesia rupanya masih impor garam dari negara Kangguru. Impor garam dari Australia dari Januari hingga Juni 2011 mencapai 1,04 juta ton dengan nilai USD 53,7 juta.

Impor garam juga dilakukan dengan India yaitu sebesar 741,12 ribu ton dengan nilai US 39,84 juta. Ada juga dari S…

Peda Beureum | Unforgetable Fish With Special Taste

Most of Ciamis people like this kind of fish as known as 'peda beureum' traditionally. It is very popular and has placed it's special taste into every Ciamis people's thought. Cooked rice with sambal (chilli sauce) and this fish are luxurious enough as a menu, especially if we enjoy these foods at a small hut beside the rice field.

Come and enjoy in Ciamis, a sweet city with unforgetable memories...

Cireng | Special Snack from Ciamis Culinary

Cireng is a unique and typical of Ciamis snacks. This snack is made from wheat flour and fried in hot cooking oil. This food will taste rubbery if bitten even though the outside is crispy.